3 Software Database management yang populer
Para pengembang membutuhkan software database management untuk menyimpan, mengelola hingga berbagi file dalam lingkungan database.
Lalu, apa saja contoh software database management yang sering digunakan? Berikut beberapa rekomendasi, termasuk uraian kelebihan dan kekurangannya.
Software database management

Ada beberapa rekomendasi software database management yang populer digunakan - EKRUT
Untuk mengetahui apa saja rekomendasi software database management yang banyak digunakan oleh para pengembang, kamu bisa melihat list nya di bawah ini.
1. Microsoft SQL Server
Microsoft SQL Server salah satu software database management yang populer. Perangkat lunak besutan Microsoft ini dapat menyimpan dan mengambil beberapa permintaan sekaligus.
Ragam fitur yang dihadirkan di perangkat ini yang utama adalah fitur untuk mengubah data mentah menjadi data yang bisa ditindaklanjuti dan dikirim ke perangkat apapun.
Kemudian ada juga fitur pemrosesan query adaptif untuk meningkatkan kinerja query di database SQL dan server SQL, koreksi masalah kinerja SQL dengan mengidentifikasi query yang bermasalah serta adanya fitur uji coba gratis untuk versi pengembang dan ekspres.
Dengan berbagai fitur di atas, tidak heran membuat Microsoft SQL Server memiliki beberapa kelebihan dibanding perangkat lunak serupa yakni,
- Mendukung pembuatan beberapa tabel, desain dan data tanpa harus melihat sintaks.
- Perangkat yang lebih baik dari Microsoft Access.
- Lebih mudah untuk mengukur server dan database baru dari awal.
Meski begitu, tools ini juga masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diidentifikasi seperti,
- Pemeliharaan data yang tidak praktis karena menggunakan skema selektif.
- Eksekusi query yang lama dari perkiraan.
2. Oracle RDBMS
Oracle RDBMS jadi salah satu tools untuk model objek relasional yang hadir dengan kemampuan yang lebih baik di versi terbarunya.
Melalui tools ini memungkinkan bisnis untuk menyimpan database perusahaan di cloud. Tidak hanya itu, terdapat juga beberapa kelebihan dari software database management ini seperti,
- Pengoptimalan query kompleks yang lebih efisien.
- Proses transaksi yang lebih lancar serta keamanan data yang lebih baik.
- Bisa terintegrasi dengan berbagai platform sehingga mempermudah pengembang dalam bekerja.
Meski demikian, software ini hadir dengan keterbatasan yang dimiliki. Seperti tampilannya yang cukup ketinggalan zaman, menggunakan banyak resource dan lambat serta harga paketnya yang kurang cocok untuk perusahaan rintisan.
3. MySQL
Daftar ketiga software yang termasuk dalam database management system adalah MySQL yang sudah sangat populer di kalangan Web Designer baik profesional maupun amatir.
Dengan menggunakan software ini pengembang bisa meningkatkan skalabilitas dan keamanan database berkat fitur yang dimilikinya. Di samping itu, software ini juga bisa menekan risiko dan biaya karena mudah diterapkan.
Ini merupakan sistem database relasional open sources yang mudah digunakan dalam penyesuaian data, menawarkan data recovery yang lebih baik, integrasi yang bisa dilakukan lewat mesin Web Apache serta mudah dipelajari bahkan oleh siapapun.
Sayangnya dengan semua kelebihan tersebut, MySQL sangat tergantung pada plugin pihak ketiga serta query yang kadang tidak merespon ketika kamu sudah me-restart komputer atau me-refresh software.
Memahami software database management yang terkenal dan umum digunakan dapat meningkatkan potensimu untuk dilirik oleh recruiter.